𝐌𝐞𝐧𝐠𝐀π₯𝐚𝐬𝐒𝐟𝐒𝐀𝐚𝐬𝐒 π‰πžπ§π’π¬ π’πžπ π’π­π’π πš 𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐏𝐞𝐦𝐫𝐨𝐠𝐫𝐚𝐦𝐚𝐧 𝐁𝐚𝐑𝐚𝐬𝐚 𝐂

YUHUUUU!!

Assalamu'alaikum Warahmatullahi wabarakatuh... Halloo RawwrversπŸ™Œ. Kalo ada sesuatu yang baru di Blog ini, sudah pastii ada tugas TIK. Kira-kira kali ini tugasnya apa yaaaaa?!?! πŸ€”πŸ€” PENASARAN GA SIEEEEEHHπŸ₯³

🌸YUUK DI SIMAK BAIK-BAIK YUUUUK!!!!🌸


Pada dunia pemrograman, tantangan dan solusi seringkali datang dari kebutuhan untuk menyederhanakan perhitungan dan analisis. Salah satu contoh yang menarik adalah menentukan jenis segitiga berdasarkan panjang sisi-sisinya. Dengan menggunakan bahasa pemrograman C, kita bisa membuat program sederhana namun efektif untuk mengklasifikasikan segitiga menjadi segitiga sama sisi, segitiga sama kaki, atau segitiga sembarang.

Pada artikel ini, kita akan menjelaskan langkah demi langkah bagaimana membuat program C yang dapat menentukan jenis segitiga berdasarkan input panjang sisinya. Kita juga akan membahas logika di balik program tersebut dan bagaimana cara kerja setiap baris kodenya.

Mari kita mulai dan lihat bagaimana program ini dapat membantu kita dalam mengidentifikasi jenis segitiga dengan cepat dan akurat.

Berikut adalah program yang akan kita gunakan:

Program tersebut adalah program dalam bahasa C yang digunakan untuk menentukan jenis segitiga berdasarkan panjang sisi-sisinya. Berikut adalah penjelasan dari setiap bagian kode:

1. Bagian Header:

Ini adalah bagian library yang diperlukan untuk fungsi input dan output.

2. Fungsi `main`:

Variabel `a`, `b`, dan `c` digunakan untuk menyimpan panjang sisi-sisi segitiga. Fungsi`scanf` digunakan untuk mengambil input dari pengguna.

3. Pengecekan Jenis Segitiga:

 A. Bukan Segitiga

Bagian ini memeriksa apakah nilai panjang  sisi-sisi tersebut dapat membentuk segitiga. Jika salah satu sisi lebih besar atau sama dengan jumlah dua sisi lainnya, maka bukan segitiga.

contoh output-an nya:

B. Segitiga Sama Sisi

Bagian ini memeriksa apakah semua sisi sama panjang. Jika ya, maka segitiga tersebut adalah segitiga sama sisi.

Contoh output-an nya:

C. Segitiga Sama Kaki
Bagian ini memeriksa apakah dua sisi di antara tiga sisi tersebut sama panjang. Jika ya, maka segitiga tersebut adalah segitiga sama kaki.

Contoh Output-an nya:
D. Segitiga Sembarang
 Jika tidak memenuhi kondisi-kondisi di atas, maka segitiga tersebut adalah segitiga sembarang.

Contoh output-an nya:


4. Akhir dari Fungsi `main`:
 
Ini menunjukkan akhir dari program dengan pengembalian nilai `0` yang berarti program berjalan dengan sukses.

Naaah gimana nih Rawwrvers udah pada paham beluummm? Semogaa artikel ini bisa dipahami dan dimengerti oleh Rawwrvers semua yaaa Aamiin!! 
 
Aku pamiiiit dulu yaaaπŸ™
~DADAAAAAH~πŸ‘‹πŸ‘‹

Wassalammuallaikum warahmatullahi wabarakatuh




Posting Komentar

0 Komentar